CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Kamis, 26 Februari 2015

Belajar dari Bung Hatta


Salah satu video yang menginspirasi. Kamu merasa anak muda Indonesia? Tonton deh. Kamu bakal tau sebagian sisi lain dari Bung Hatta.

Bung Hatta ternyata seseorang yang sederhana, tapi sangat memikirkan bangsa. Hal yang paling aku ingat, beliau bahkan mempertaruhkan hidupnya, beliau tidak akan menikah sebelum Indonesia merdeka. Hal yang mengagumkan lagi, beliau pembaca sekaligus penulis buku. Peninggalan beliau adalah ruangan penuh buku-buku. Bahkan mas kawin yang beliau berikan juga adalah buku yang ditulis beliau sendiri. Nah, sungguh berbeda bukan. Alangkah baiknya kita sebagai pemuda harapan bangsa juga mulai berkarya demi membangun Indonesia yang lebih baik. Berkarya di mana pun kita berada dan apapun profesi kita.

Nemu video di atas sebenarnya dalam rangka pengayaan untuk menulis esai aplikasi sesuatu, tapi pada akhirnya ga terealisasikan. Salah satu agenda yang lagi-lagi ku relakan, karena tenggat waktunya pas mau ujian dan jadwal kuliah ga bersahabat. Agak-agak menyesal ga menyempatkan waktu di awal, pas mepet deadline baru semangat. Ah, sudahlah -_-
Buat siapapun, jangan menyerah sebelum berusaha. Sungguh, tiada usaha yang sia-sia bukan?

Selalu ada kabar baik :')

Ya, selalu ada kabar baik, tergantung bagaimana kita menyikapinya kan?

Salah satu rangkaian ritual mahasiswa tingkat akhir ala STIS akhirnya sudah terlewati beberapa hari lalu. Sebut saja namanya kompre, ujian komprehensif (23/02). Aaaa. Sungguh melegakan. Semoga bisa lulus walau dengan nilai pas-pasan :') Di hari yang sama juga pengumuman proposal skripsi KS. Alhamdulillah dua-duanya diterima. Semangat buat temen-temen yang masih konfirmasi. Semoga kita semua segera dapat kabar baik ya :')

Ujian semester kali ini terasa benar-benar berbeda, bisa dibilang penuh tekanan. Tugas yang ga ada habisnya, proposal skripsi, juga kompre. Kalau diinget-inget lagi, betapa berantakannya ujian ku kali ini -___- OS, Bahasa Indonesia, SNN&PDB, APG, ga ada yang bener. Cuma IMK yang lumayan terselamatkan. Beruntung APG dikasih tugas tambahan, tapi deadlinenya cuma sehari lebih dikit, di sela-sela persiapan kompre pula. Ngerjain tugasnya aja seharian penuh. Kebayang ga sih pas ujiannya cuma 2 jam? Walaupun sistem ujiannya open book, open laptop, tetep aja rasanya ga keburu. Dahsyat bener emang mata kuliah yang satu ini. Terlebih bagi anak KS, harus ngodingnya itu loh. Ngoding di bawah tekanan itu sesuatu yang sangat menyulitkan menurutku.

Sementara itu, di minggu sebelumnya (minggu pertama ujian) ngejar proyek. Awalnya mau menyerah tanpa usaha, tapi karena ini tahun terakhir, pengen banget tetep ku perjuangkan bareng partner. Karena salah satu janji tahun lalu juga. Tapi ternyata, kita memang ga berjodoh ya. Padahal kamu sudah ku sisipkan prioritaskan di tengah jadwal ujian. Tapi, mau dikatakan apa lagi. Mungkin ini salah satu jalan untuk meringankan langkahku pulang liburan semester ini.

Hmm biasanya liburan semester ganjil gini selalu pulang dadakan. Beli tiket siang pulang malemnya, udah biasa. Hahha. Tapi untuk semester ini perlu menahan diri. Ada berbagai alasan, salah satunya kamu. Well, terima kasih sudah tidak menahanku lagi. Tinggal pengumuman dosbing nih yang bikin galau. 
Jadi, kapan pulang?

Selasa, 10 Februari 2015

Gagal (lagi) Menjadi Teman yang Baik

:"

Kegagalan ujian Sistem Operasiku rasanya ga ada apa-apanya setelah denger kabar bahwa... nantinya ga bisa wisuda bareng kamu. Ah, lagi-lagi aku merasa gagal menjadi teman yang baik :"

Dua bulan yang lalu, aku ga tau apa-apa. Maaf banget pernah salah ngomong tentang taufik. Argh, coba aja bisa ditarik lagi.

Semoga kamu yang di seberang pulau sana cepet sembuh ya. Cepet sembuh :" Walaupun aku masih ga tau akar masalahnya apa. Semoga kamu selalu baik-baik aja.

Masih berharap banget kabar yang kudenger habis ujian tadi ga bener.

Semoga kamu masih bisa terselamatkan :"

Jumat, 06 Februari 2015

Jangan Mau Masuk STIS!

Kalian tau apa itu S-T-I-S?

Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) adalah perguruan tinggi kedinasan non-militer yang bernaung di bawah Badan Pusat Statistik. Sekolah kedinasan ini memiliki berbagai kelebihan, beberapa di antaranya:
  • Sekolah gratis, full selama menjadi mahasiswa STIS.
  • Tunjangan ikatan dinas sebesar 1juta rupiah per bulan.
  • Dapet temen dari seluruh pelosok Indonesia
  • Lulus langsung ditempatkan di kantor-kantor BPS di seluruh Indonesia, dengan golongan IIIA. 
Okelah, finansial kami terjamin dan masa depan kami jelas. Namun, tentu saja ada segepok syarat dan ketentuan berlaku yang mau tidak mau harus diikuti.
"Kalau kita sudah memutuskan dan berada dalam suatu sistem, maka kita memiliki kewajiban mengikuti aturan yang ada dalam sistem tersebut—dengan ikhlas." — YA
Nah, sebelum kalian terseret lebih jauh, pertimbangkan baik-baik ya. Sekolah ini walaupun non-militer kedisiplinannya tetap diutamakan, bahkan sekarang ada Satuan Penegak Disiplin. Di samping itu, perkuliahannya juga ga mudah. Kalian harus berdamai dengan statistika dan teman-temannya. Selain itu, ada berbagai mata kuliah wajib di tiap semesternya.
Jadi, jangan masuk STIS jika kalian memang tidak siap untuk bekerja keras.
Sekali lagi, pertimbangkan baik-baik, minta petunjuk-Nya, perbanyak informasi, tanya kakak-kakak tingkat kalian, dan lain-lain.

Kalau kalian memang sudah siap, kami tunggu.


Untuk info lebih lengkap seputar STIS dan pendaftarannya, klik stis.ac.id dan update terus informasi seputar penerimaan mahasiswa baru STIS di:
- Fanspage: Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (Official)
- Twitter:

Selasa, 03 Februari 2015

Ben - You [OST. Healer]



Memories of meeting you are like a dream that is a lie
I will still be here, waiting for you
I can’t move because my heart is trembling
When you look at me

Why can’t I say anything?
When I have so much to say?
The moment you turn around
Why does it feel so far?
Why do tears suddenly spill?

I love you, I only have you
I have nothing else but you
Though I can’t reach you
Though I can’t hug you
Though I cry by myself, it’s alright
I will always be looking at you, it’s you

You, the fate of meeting you
When did it become fate for me?
I can’t even go back to the times before I loved you
That’s how much I’m falling into you

I love you, I only have you
I have nothing else but you
Though I can’t reach you
Though I can’t hug you
Though I cry by myself, it’s alright
I will always be looking at you, it’s you

A person I long for till my heart bruises
It’s you

I love you, look back at me
I have nothing else but you
Though I can’t have you
Though I can’t say it
I love you like this
I will always be looking at you, it’s you

PS: Suka sama soundtrack yang satu ini, entah karena liriknya entah easy listening, entahlah. Drama Healer ini juga bagus, masih ongoing dan lagi-lagi jadi semacam pelarian yang menyenangkan, walupun drama ini tergolong berat. Haha. Reviewnya menyusul yak, nunggu tamat dulu xD

Jumat, 16 Januari 2015

Pinocchio


Aaaaa. Finally, drama ini sampai pada episode terakhirnya. Dari awal ngikutin drama ini ga ada bosennya, dibikin penasaran mah iya. Pokoknya recommended lah buat yang sedang mencari warna baru dalam tontonannya. This is one of an outstanding drama.
Kenyataan, sepahit apapun, tetap harus diungkapkan.
Ceritanya disini Choi In Ha (Park Shin Hye) mengidap sindrom ala Pinokio. Kalau pinokio berbohong hidungnya panjang kan, tapi di sini kalau In Ha berbohong, dia jadi cegukan. Keunikannya ini membuatnya ga bisa bohong. Ketika dia ingin berbohong, sindrom ini selalu mengkhianatinya. Kadang jadi lucu sendiri nontonnya. Kekeke.


Isu yang diangkat menarik, tentang bagaimana suatu public manipulation oleh media itu bisa menghancurkan sebuah keluarga baik-baik. Awal-awalnya sedih, banget. Kehidupan itu (terkadang) kejam, tapi kita harus tetap bertahan. Salah satu cara yang dilakukan Ha Myung (Lee Jong Suk) adalah dengan menjalani kehidupan orang lain. Dia harus menjadi Dal Po yang culun dan bergaya rambut kuno untuk bersembunyi dari media. Namun, ketika dia bisa menyampaikan suaranya sebagai reporter, dia kembali dengan nama aslinya, dengan membawakan sebuah berita tentang keluarganya sendiri. Tragis. Tapi yang namanya kenyataan, sepahit apapun, tetap harus diungkapkan kan, tentunya dengan cara yang menakjubkan :')

Overall drama ini alurnya bagus, kompleks, dan padat. Penuh perjuangan, bagaimana reporter mengungkap kebenaran dengan caranya masing-masing. Aku jadi mulai suka drama setipe ini. Pernah nonton 'I Hear Your Voice?'. Salah satu drama Lee Jong Suk yang worth buat ditonton juga. Aku baru tau penulis skenario dan direktor kedua drama ini sama. Wah, nice stuff. Kayaknya drama Lee Jong Suk bagus semua deh hahaha. Doctor Stranger, Secret Garden juga lumayan.

Well, that's all review kali ini.Semoga kalian tidak terhasut buat nonton, nanti ketularan virus Pinocchio :3

Kamis, 15 Januari 2015